Jumat, 12 Oktober 2012

Individu, Keluarga dan Masyarakat

Masyarakat adalah suatu kumpulan manusia yang membentuk suatu komunitas atas suatu dasar tertentu, beberapa motif terbentuknya adalah suku, agama, suatu lingkup tempat tinggal juga banyak lagi. Masyarakat ini berawal dari sebuah interaksi antar individu, interaksi yang bersifat positif maupun negatif. Suatu masyarakat sebenarnya tidak bisa dibatasi ruang lingkupnya namun beberapa hal menyebabkan ini terjadi, beberapa negara maju sudah hampir berhasil menghapus batasan - batasan ini sehingga timbulnya masyarakat yang cerdas dalam berpikir. Ada juga yang tidak, dampak ini menyebabkan terhambatnya kemajuan pemikiran suatu masyarakat.

Kembali mengenai batasan masyarakat, memang tidak ada namun kelompok terkecil dalam masyarakat adalah keluarga. Inti dari komunitas ini adalah ayah, ibu dan anak, di sini adalah titik krusial di mana suatu masyarakat dapat dibentuk karena di sinilah sebuah masyarakat yang lebih luas lagi baru akan dimulai. Setiap dari anggotanya memiliki suatu peran individual yang berpengaruh. Peran yang bisa saling menggantikan namun hirarki yang tetap sama, beberapa individu salah mengartikan hirarki ini hingga menjadikan sebuah doktrin yang mempengaruhinya untuk berpikir kurang obyektif.

Salah satu contoh kasus penyalahan arti hirarki ini adalah diskriminasi gender di mana sang ibu adalah satu - satunya yang berperan mengurus rumah tangga, berdampak kurang baik pada suatu komunitas masyarakat yang berarti perempuan tidak berhak mengenyam suatu jenjang bidang yang laki - laki lakukan. Seharusnya dengan hirarki ini kita bisa membangun perempuan yang bisa mengurus rumah tangga yang lebih kompleks lagi, dalam hal ini sebuah perusahaan. Contohnya sekretaris adalah suatu bidang yang cenderung diberikan pada kaum perempuan. Ini lah mengapa keluarga dikatakan salah satu titik krusial dalam menentukan arah masyarakat tertentu. Di sini adalah tempat individu - individu belajar berinteraksi pertama kali dalam hidupnya, hal yang menentukkan cara berpikirnya. Walaupun setiap individu memiliki suatu sifat khusus dalam dirinya namun ketika pada suatu masyarakat kecendrungan sifat natural manusia sebagai makhluk sosial akan menekan individualitasnya.